Thursday, May 30, 2013
HOMEMADE STRAWBERRY JAM (SELAI STRAWBERRY)
Kalau kemarin posting roti tawar, kali ini posting strawberry jam alias selai strawberry yang bisa jadi teman makan roti tawar ^_^
Selai strawberry ini saya buat karena ada banyak strawberry nganggur di kulkas, sebabnya kemarin ini beli strawberry 1 pack besar, Nadhifa tumben cuma mau makan sedikit, biasanya dia suka sekali strawberry dan saya sendiri tidak suka makan strawberry segar. Akhirnya dieksekusi saja jadi selai dan ternyata Nadhifa doyan banget, begitu selainya dingin dia langsung minta nyicip dan akhirnya malah keterusan makanin selai, katanya enak, hihiii...
Membuatnya sangat mudah, bahannya hanya strawberry segar, gula pasir dan air jeruk lemon. Air jeruk lemon ini fungsinya sebagai sumber pektin alami (jeruk lemon mengandung kadar pektin tinggi). Pektin adalah serat alami buah yang larut dalam air, bisa membentuk ikatan dengan gula dan asam buah membentuk 'gel'. Penambahan pektin pada pembuatan selai berfungsi sebagai pengental, jadi selai yang dihasilkan akan lebih cepat mengental dan rendemen (hasil) yg didapatkan lebih tinggi, juga mempersingkat waktu pemasakan sehingga selai tidak banyak kehilangan rasa dan aroma aslinya. Pada pembuatan selai komersial biasanya digunakan pektin dalam bentuk bubuk/serbuk, jika membuat selai di rumah maka kita bisa menggunakan perasan air jeruk lemon sebagai pektin alami. Air jeruk lemon juga memberikan rasa asam yang lebih segar pada selai.
Yuk dicoba membuat selai strawberry sendiri, lebih sehat karena tidak memakai pengawet dan juga tidak perlu memakai tambahan lain seperti pewarna, perisa dan penambah aroma. Membuatnya pun mudah.
Homemade Strawberry Jam
by Ricke Indriani
Bahan:
500 gram strawberry segar yang sudah dibuang bagian daun buahnya (berat bersih), cuci bersih dan tiriskan
300 gram gula pasir (bila strawberry yang digunakan asam sekali, bisa ditambahkan gulanya hingga 400 gram)
1 buah jeruk lemon, peras airnya
Cara membuat:
1. Siapkan botol kaca/jar sebagai wadah selai yang bertutup metal. Rebus dalam air mendidih (tujuannya untuk sterilisasi) selama kurang lebih 5 menit. Matikan api. Biarkan botol direndam air panas hingga akan digunakan.
2. Potong-potong strawberry. Masukkan ke dalam panci atau pan dan masak dengan api sedang hingga strawberry melunak dan keluar airnya. Biarkan mendidih sesaat.
3. Masukkan gula pasir, aduk rata. Masukkan air jeruk lemon. Masak dengan api kecil hingga gula pasir larut sambil diaduk-aduk agar bagian bawah tidak cepat gosong. Tekan-tekan potongan buah dengan punggung penganduk kayu agar potongan buah hancur. Bila menginginkan selai yang masih bertekstur, jangan menghancurkan potongan buah terlalu halus. Saat selai mulai mengental, besarkan api aduk hingga selai benar-benar mendidih sebentar saja. Matikan api.
4. Angkat botol selai dari air panas tadi, keringkan dengan tissue atau lap bersih. Panas-panas masukkan selai ke dalam botol. Tutup rapat. Jika memerlukan sterilisasi kembali botol bisa direbus kembali 5 menit setelah diisi dan pastikan tertutup rapat. Dinginkan. Simpan selai dalam kulkas setelah pemakaian agar lebih awet.
Tips:
- Basis 500 gram strawberry bersih (tanpa daun buah) menghasilkan selai 1 botol/jar ukuran standar. Jika ingin membuat lebih banyak bisa menggunakan 1 kg strawberry bersih (hasil 2 botol/jar selai).
- Jangan memasak selai sampai terlalu kental karena selai akan lebih set ketika sudah dingin
- Sesekali selai diaduk-aduk saat pemasakan untuk menghindari bagian bawah cepat gosong
- Jangan keasyikan memasak selai karena jika terlalu lama dimasak dan menjadi kaku nanti jadinya dodol, bukan selai, hihihiiii...
Tuesday, May 28, 2013
ROTI TAWAR PANDAN (PANDAN LOAF BREAD)
Ini roti pertama yang saya bikin di Korea. Sekalian uji coba oven untuk membuat roti, karena tetap walaupun resep yang sama jika memakai oven yang berbeda, bisa jadi perlakuan memanggangnya pun berbeda, entah dari suhu atau lama waktu memanggang. Alhamdulillah, akhirnya jadi juga dan hasilnya cukup memuaskan.
Mungkin tak banyak roti tawar yang aman (baca: halal) dimakan bagi Muslim di Korea. Walaupun kalau tidak salah ada brand roti tawar yang halal dimakan untuk Muslim (berdasarkan mengecek bahan-bahan yang digunakan, karena produk asli Korea jarang sekali yang ada logo halal). Di Korea, sebagai Muslim kita harus punya kesabaran ekstra bila membeli produk makanan atau bahan makanan, karena harus membaca satu persatu deretan ‘ingredients’ yang tertera di kemasan (dalam tulisan Hangeul), yang terkadang walaupun bisa membaca tulisannya tapi sering tidak mengerti artinya, terutama untuk saya yang baru di Korea. Suami saya malah punya catatan kecil yang disimpan di dompet, berisi beberapa nama bahan yang tidak halal dan halal dalam tulisan Korea beserta artinya, bisa dilihat sewaktu-waktu kalau belanja, hihihiii…
Kalau di Indonesia, mungkin hampir semua brand roti tawar sudah ada label halalnya. Tapi tidak ada salahnya membuat roti sendiri, karena jika membuat roti sendiri (homemade) kita tentu tidak akan memakai bahan tambahan makanan yang macam-macam, misalnya pengawet, dsb.
Di negara yang tidak memperhatikan halalitas produk seperti Korea ini, jika membeli produk kue dan roti ada beberapa bahan yang perlu diperhatikan diantaranya:
- Shortening. Apakah yang digunakan adalah vegetable shortening yang berasal dari tumbuhan, atau shortening dari hewani. Vegetable shortening insyaAllah halal untuk dikonsumsi. Shortening dari hewani jika dari babi tentu tidak boleh dimakan bagi Muslim, jika dari hewan lain juga kita tidak tahu apakah hewan tersebut diproses (sembelih) secara syar’i atau tidak. Jadi jika menemukan produk yang menggunakan shortening hewani sebaiknya kita hindari saja.
- Emulsifier. Bahasannya sama dengan shortening, apakah terbuat dari tumbuhan/vegetable emulsifier atau dari hewani.
- Butter/mentega. Pada dasarnya butter/mentega dibuat dari krim susu yang dipisahkan antara padatan dan cairannya dengan cara pengadukan yang kontinyu (churning). Setelah padatan butter didapatkan, kemudian diproses lebih lanjut untuk mendapatkan butter/mentega berkualitas. Sampai sini insyaAllah tidak ada bahan yang tidak halal untuk dikonsumsi. Namun beberapa produk butter mengalami proses lanjutan untuk mendapatkan aroma dan rasa yang lebih kuat, biasanya diproses fermentasi dengan bakteri asam laktat yang sumber media tumbuhnya kita tidak tahu dari mana (diragukan/syubhat).
- Pengembang kue. Bahan pengembang kue diantaranya yang sering dipakai adalah soda kue/baking soda (bicarbonate of soda), baking powder dan cream of tar tar. Cream of tar tar biasanya dibuat dari hasil samping industri minuman keras/khamar, berupa garam potassium dan asam tartarat. Sesuatu yang berasal dari khamar statusnya tidak halal untuk dikonsumsi. Cream of tar tar ini biasanya dipakai untuk menstabilkan kocokan putih telur dalam pembuatan kue agar mengembang dengan baik, juga digunakan dalam pembuatan beberapa cookies untuk memberikan tekstur dan aroma asam yang lebih khas.
- Gelatin. Gelatin terbuat dari tulang dan jaringan kulit hewan, bisa terbuat dari babi, sapi, atau ikan. Jika dari babi tentu haram untuk Muslim, jika terbuat dari sapi statusnya masih diragukan (syubhat) karena tidak tahu apakah terbuat dari sapi yang disembelih secara syar’i atau tidak, jika dari ikan insyaAllah halal untuk dikonsumsi. Di negara seperti Korea ini sangat besar kemungkinan penggunaan gelatin yang tidak halal.
- Keju. Sebagian besar keju diproses dengan menggunakan enzim rennet yang diperoleh dari organ pencernaan binatang. Tentu hal ini kritis sekali karena bisa jadi berasal dari rennet hewan yang tidak halal bagi Muslim. Akan tetapi seiring teknologi, sekarang sudah ada beberapa produsen keju yang menggunakan enzim microbial yang diekstrak dari tumbuhan atau ‘non animal rennet’. Keju jenis ini biasanya disebut ‘vegetarian cheese’ yang bisa dikonsumsi oleh para vegetarian. Ada juga keju yang berlabel halal misalnya keju yang berasal dari Australia atau New Zealand dan juga Amerika. Jika membuat kue sendiri, tentu kita bisa memilih keju yang akan kita pakai. Akan tetapi jika membelinya di luar kita tidak tahu status kehalalan keju yang dipakai oleh produsen kue.
- Olahan daging. Harus berhati-hati dengan berbagai olahan daging yang dipakai dalam kue dan roti misalnya sosis, smoked beef, daging burger, bacon, dsb.
Pengantarnya kepanjangan ya? Hehee… Semoga bisa untuk bahan evaluasi diri saya sendiri dalam kehati-hatian memilih produk yang akan dikonsumsi, insyaAllah, karena saya dan keluarga pun masih belajar dalam memahami produk-produk makanan di Korea. Teman-teman yang sudah lama tinggal di Korea tentu sudah jauh lebih mengerti dari saya. Alhamdulillah saya juga sangat terbantu dengan informasi produk-produk halal dari teman-teman Imuska dan tetangga saya Mba Yuyun. Terima kasih
Resep roti tawar ini masih sama dengan resep roti tawar yang pernah saya share sebelumnya. Hanya saja saya kali ini membuatnya dengan basis 500 gram tepung, jadi hasilnya lebih banyak dan juga menambahkan pasta pandan sehingga roti menjadi berwarna hijau dan beraroma pandan. Pasta pandan-nya saya bawa dari Indonesia. You know me so well, I am pandan lover, yes I am, hehee…
Bagi yang mau mencoba membuatnya, saya tuliskan lagi resepnya. Jika ingin membuat white loaf bread tinggal hilangkan pasta pandannya saja.
ROTI TAWAR PANDAN
by Ricke Indriani
Bahan:
400 gram terigu protein tinggi
100 gram terigu protein sedang
20 gram susu bubuk
8 gram ragi instant
2 gram bread improver (optional, bisa diskip bila tak ada)
40 gram gula pasir
1 butir telur
1,5 sdt pasta pandan
250 ml susu cair dingin (bisa diganti air es) ~ tambahkan/kurangi sesuai kondisi tepung
30 gram shortening/butter/margarine
7 gram garam
Cara membuat:
1. Campur terigu, susu bubuk, ragi instant, bread improver dan gula pasir. Aduk rata.
2. Masukkan telur, pasta pandan dan susu cair dingin secara bertahap sambil diuleni hingga adonan kalis (tidak lengket pada wadah/bowl).
3. Masukkan shortening/butter/margarine dan garam, uleni lagi hingga kalis dan elastis. Jika menguleni secara manual, pindahkan adonan ke alas kerja/meja yang sudah ditaburi sedikit terigu kemudian diuleni hingga kalis elastis.
4. Tempatkan dalam wadah, tutup dengan plastic wrap atau serbet bersih yang agak lembab. Diamkan selama 30 menit-1 jam tergantung kondisi ruangan, hingga mengembang volumenya.
5. Kempeskan adonan. Uleni lagi sebentar agar mulus kembali. Diamkan 10 menit. Gilas adonan dengan rolling pin membentuk persegi panjang, sesuaikan dengan ukuran loyang. Gulung sambil dipadatkan. Gilas dan gulung sekali lagi.
6. Tempatkan adonan pada loyang loaf ukuran panjang sekitar 23 cm yang sudah diolesi mentega. Diamkan 1 jam atau tergantung kondisi ruangan hingga mengembang. Oles permukaannya dengan susu cair. Jika memakai loyang yang bertutup pakai ukuran panjang 30 cm (biasanya loyangnya lebih tinggi) diamkan hingga mengembang 1-2 cm dari permukaan atas loyang kemudian tutup loyang tidak perlu dioles susu cair.
7. Panggang dalam oven bersuhu 190’C selama 20-25 menit hingga permukaannya kecoklatan dan matang (sesuaikan dengan oven masing-masing). Keluarkan dari loyang, panas-panas permukaannya bisa dioles dengan mentega agar mengkilat. Dinginkan roti, kemudian iris roti menggunakan pisau bergerigi (bread knife). Simpan dalam wadah kedap udara atau plastik tebal agar roti tidak cepat kering terkena udara.
(Adonan setelah proses proofing pertama)
(Adonan setelah proses proofing kedua, siap dipanggang)
Note:
- Untuk menghasilkan roti yang mengembang dengan baik dan serat rotinya lebih lembut, usahakan adonan sudah diuleni sampai kalis elastis (tanda gluten yang terbentuk sudah optimal). Jika menguleni dengan tangan setelah adonan kalis dalam wadah/baskom, pindahkan adonan ke alas kayu atau meja kerja yang ditaburi sedikit terigu dan uleni dengan gerakan seperti mencuci baju di papan penggilesan, tak perlu dibanting-banting keras. Adonan elastis bila sudah lentur saat ditarik, jika ditest sedikit adonan dipipihkan kemudian dibeberkan dengan kedua telapak tangan, adonan bisa tipis hampir transparan.
- Jika menggunakan mixer heavy duty, gunakan speed 2 untuk menguleni dengan dough hook sampai adonan kalis dan mulus. Kemudian bisa naikkan ke speed 3 atau 4 sebentar saja hingga adonan elastis. Pindahkan ke alas kayu atau meja kerja yg ditaburi sedikit terigu, uleni lagi sebentar dengan tangan. Adonan siap diproofing. Jangan menggunakan speed tinggi dalam menguleni adonan roti karena akan menyebabkan mesin mixer cepat panas dan bisa saja akan merusak kinerja mixer.
Happy baking :)
Labels:
Bread
Wednesday, May 22, 2013
ASSALAMU'ALAIKUM... ANNYEONG HASEYO FROM SOUTH KOREA ^_^
Bismillahirrohmanirrohim...
Hallo teman-teman reader setia blog Ordinary Kitchen :). Saya mencoba untuk mengumpulkan kembali semangat untuk mengisi blog dapur ini yang rasanya sudah lama sekali tidak saya update. Sejak persiapan kepindahan saya ke Korea, kesibukan mengurus keperluan ini dan itu membuat saya tidak sempat lagi menulis blog. Setelah sampai dan menetap di tempat yang baru ini, saya pun rasanya kehilangan semangat untuk memulai menulis blog kembali karena masih beradaptasi dengan lingkungan yang baru dan tak jarang juga terserang homesick :)
Saya dan keluarga pindah ke Korea karena suami saya (Abinya Nadhifa) melanjutkan studinya di salah satu universitas di Korea dan kami akan tinggal disini selama beberapa tahun ke depan. Bismillah dan lillahi ta'ala saya dan Nadhifa berangkat menyusul Abinya Nadhifa yang sudah lebih dulu berangkat ke Korea. Saat tiba di Korea, negeri ginseng ini sedang awal spring (musim semi) dimana pohon-pohon sakura bermekaran memamerkan keindahan bunganya yang sempat berisitirahat sepanjang winter (musim dingin). Subhanallah... Bersyukur kepada Allah karena diberikan kesempatan melihat keindahan ciptaan-Nya di belahan bumi-Nya yang lain.
Seringkali saya merasa rindu dengan aktifitas dan kesibukan di dapur sempit saya di Indonesia, tapi tentu hidup harus terus berjalan dan dijalani dengan penuh kesyukuran. Saya kembali menata kehidupan baru di negara yang mempunyai banyak perbedaan dengan Indonesia baik secara budaya, agama, bahasa dan juga teknologi. Alhamdulillah juga sudah mempunyai banyak teman dan kenalan di Korea walaupun tersebar di kota-kota yang berbeda. Saya pun sedikit demi sedikit mulai menghangatkan diri kembali di depan oven dan kompor alias memasak dan membuat kue, I found my passion again here in South Korea ^_^
InsyaAllah pengalaman memasak dan membuat kue di Korea akan saya posting di postingan-postingan selanjutnya ya... Semoga tidak terserang virus malas yang terlalu lama, hehee...
Mohon doanya dari teman-teman semua agar saya dan keluarga diberikan kemudahan disini, selalu dalam lindungan Allah dan bisa terus berkarya dan menebar manfaat dimanapun berada. Allahumma aamiin... Salam ^_^
Labels:
My Diary
Sunday, March 24, 2013
KUE LUMPUR PANDAN (INDONESIAN TRADITIONAL MUD CAKE IN PANDAN FLAVOR)
Saya membuat kue lumpur pandan ini untuk cemilan putri kecil saya Nadhifa yang memang suka dengan kue lumpur ini.
Kali ini saya tidak menggunakan mixer, hanya diaduk menggunakan hand whisk saja. Biasanya pakai mixer kecepatan rendah untuk mencampur adonan, tapi karena peralatan baking sudah dibereskan untuk persiapan pindahan. Jadi saya buat dengan hand whisk saja. Saya juga sudah malas mengotori oven tercinta yang sudah dibersihkan, tabung gas untuk oven juga sudah kosong gak niat untuk diisi lagi, hihihiiii... Langsung aja deh nyamber cetakan kue lumpur.
Kue lumpur ini salah satu kue yang cukup terkenal di Indonesia. Menurut informasi, kue lumpur berasal dari Jawa Barat. Tetapi hampir di setiap daerah ada kue lumpur ini. Disebut kue lumpur mungkin karena adonannya mirip seperti lumpur. Resep yang ada sangat bervariasi baik dari komposisi resep maupun cara membuatnya. Ini adalah resep andalan yang biasa saya pakai baik untuk konsumsi keluarga maupun orderan/jualan. Teksturnya lembut dan legit. Selain varian pandan, bisa juga dibuat original. Toppingya selain kismis bisa juga ditambahkan daging kelapa muda.
Saya hanya membuatnya hanya setengah resep saja, karena hanya untuk konsumsi pribadi. Yang saya tulis ini adalah resep full (1 resep) ya. Resep yang original dulu sudah pernah saya posting. Sekarang posting versi pandan.
KUE LUMPUR PANDAN
by Ricke Indriani
Bahan:
200 gram kentang kukus, haluskan (berat kentang setelah dikukus)
250 ml air
75 gram margarin
150 gram terigu protein sedang, ayak
150 gram gula pasir
1/4 sdt garam
6 butir telur
400 ml santan, masak dengan daun pandan hingga mulai mendidih, dinginkan (agar kue tidak cepat basi)
2 lembar daun pandan, sobek-sobek
1/2 sdt vanili bubuk
1-2 sdt pasta pandan (sesuai selera)
Kismis untuk topping
Cara membuat:
1. Panaskan air, margarin, garam dan gula pasirhingga mendidih. Matikan api. Masukkan terigu. Aduk rata. Nyalakan kembali api kecil, aduk-aduk hingga kalis dan tidak menempel di panci. Angkat. Masukkan gula pasir dan vanilli bubuk. Aduk rata.
2. Pindahkan adonan terigu ke wadah yang besar. Masukkan kentang halus. Campur rata. Biarkan agak dingin.
3. Tambahkan telur satu persatu sambil dikocok rata (bisa menggunakan mixer kecepatan rendah atau hand whisk) hingga semua telur habis.
4. Tuang santan yang sudah dicampur dengan pasta pandan sedikit demi sedikit sambil dikocok rata dengan mixer atau hand whisk.
5. Panaskan cetakan kue lumpur. Olesi sedikit minyak goreng atau margarin. Tuang adonan ke dalam cetakan. Tutup sebentar hingga adonan setengah matang. Beri kismis. Tutup kembali dan masak hingga kue matang dan permukaan kue sudah tidak lengket/basah lagi. Angkat.
Tips:
- Jika mau diganti umbi lain, bisa saja, ganti kentang dengan umbi lainnya dengan jumlah yang sama. Misalkan kue lumpur ubi ungu, kue lumpur labu kuning, dsb.
- Saat menuangkan santan ke dalam adonan, lakukan sedikit demi sedikit secara bertahap. Agar adonan terigu+kentang bisa menyatu dengan baik dengan santan. Tuang sedikit, kemudian diaduk rata. Tuang lagi sedikit, aduk rata lagi. Lakukan hingga semua santan habis.
Happy baking! ^_^
Owh, dan kue lumpur pandan ini saya setorkan juga untuk ikut meramaikan event NCC JITW (Jajanan Indonesia Tradisional Week) dan alhamdulillah resmi mendapatkan badge JITW untuk dipasang di blog. Thanks para host ^_^
Labels:
Dessert,
Jajanan Pasar,
Snack
Wednesday, March 20, 2013
HOMEMADE MEXICAN BUNS (COFFEE BUNS)
Postingannya roti lagi. Dan tentunya postingan telat lagi karena saya sekarang sedang off baking, hehee... Ini dibuat beberapa waktu yang lalu. Sedang mood aja membuat roti, biasanya saya agak-agak malas membuat roti. Alasannya terutama karena prosesnya yg memakan waktu cukup lama (menunggu proses proofingnya).
Nadhifa suka sekali sama mexican buns ini, kalau jalan ke mall dan dia melihat salah satu counter roti ini pasti dia merajuk minta beli, hehehe... Suami yang penggemar kue-kue beraroma kopi juga suka dengan roti yang satu ini. Waktu roti ini keluar fresh from the oven, sudah ada customer cilik yang menunggu dengan sumringah, hihihiiii... Bahkan gak sabar melihat bundanya lagi memproses adonannya, lama ya nak nunggunya. Alhamdulillah Nadhifa suka sekali 'Roti Boy wanna be' buatan Bundanya ini ^_^
Roti ini pada dasarnya adalah roti manis yang diberi topping beraroma kopi. Biasanya isiannya adalah melted butter. Tapi bisa disesuaikan dengan selera saja, mau diisi coklat, keju, sarikaya, dsb juga oke saja. Kali ini saya hanya memakai isi melted butter saja. Resep basic rotinya menggunakan resep soft bread NCC yang saya modifikasi sedikit di penggunaan terigunya (saya campur dengan terigu protein sedang) dan juga menambahkan susu bubuk ke dalam resep. Saya hanya membuat 1/2 resep saja, yaitu menggunakan basis 250 gram terigu, karena untuk dimakan sendiri saja. Lumayan hasilnya 11 buah dengan berat masing-masing sekitar 40 gram, atau 9 buah buah jika berat 50 gram.
Toppingnya saya kreasikan sendiri menggunakan air kopi dan pasta coffee moca. Sebenarnya ada essence yang bisa membuat wanginya lebih nendang lagi, dulu sekali saya pernah mencoba memakainya. Tetapi setelah paham bahwa essence mengandung alkohol sebagai pelarutnya (isopropanol/isopropil alkohol), saya tidak pernah memakainya lagi. Halal ingredients come first :)
MEXICANS BUNS (COFFEE BUNS)
by Ricke Indriani
Hasil 9-11 buah
Roti (Soft bread NCC by Fatmah Bahalwan, modified by Ricke):
200 gram terigu protein tinggi (bread flour)
50 gram terigu protein sedang (all purpose flour)
10 gram susu bubuk
1/4 sdt vanilla susu (untuk penambah aroma)
50 gram gula pasir
6 gram ragi instant
1/4 sdt bread improver (optional, skip bila tak ada)
2 kuning telur, kocok lepas
100 ml air es
50 gram mentega (unsalted butter)
1/4 sdt garam
Filling:
Salted butter (mentega asin), dingin. Potong dadu @10 gram
Topping (by Ricke):
50 gram mentega (unsalted butter)
50 gram gula halus
1 butir telur
60 gram terigu protein rendah
15 gram susu bubuk
1 sdt kopi instant hitam, larutkan dengan 1 sdm air panas, dinginkan
1/2 sdt pasta coffee moca
Cara membuat:
1. Campur terigu, susu bubuk, vanilla susu, gula pasir, ragi instant dan bread improver. Aduk rata.
2. Masukkan kuning telur dan air es sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga kalis.
3. Masukkan mentega dan garam. Uleni kembali hingga kalis dan elastis. Adonan mulus, licin dan bila direnggangkan tipis tidak mudah sobek. Bulatkan adonan. Taruh dalam bowl/wadah yg diolesi sedikit minyak. Tutup dengan plastik wrap atau serbet lembab. Diamkan sekitar 45-60 menit untuk proses fermentasi (proofing 1) hingga mengembang ukurannya menjadi 2x lipat.
4. Kempeskan adonan. Uleni lagi sebentar. Bagi adonan menjadi 9-11 bagian sama beratnya (40-50 gram). Diamkan lagi 10 menit. Pipihkan adonan, beri isian salted butter (mentega asin). Rapatkan dan bulatkan. Tata dalam loyang yang diolesi mentega tipis. Diamkan 30-40 menit untuk proses fermentasi (prrofing 2) hingga mengembang.
5. Sambil menunggu proses proofing. Buat adonan topping. Kocok mentega dan gula halus hingga benar2 lembut. Masukkan telur, kocok rata. Masukkan terigu dan susu bubuk. Aduk rata. Masukkan air kopi dan pasta coffee moca. Aduk rata. Masukkan ke dalam kantong segitiga/piping bag. Simpan dalam kulkas hingga akan dipakai.
6. Panaskan oven 200'C (oven sudah dalam keadaan panas ketika adonan roti masuk).
7. Setelah proofing 2, semprotkan topping melingkar sampai 3/4 permukaan adonan. Panggang dalam oven 200'C selama 12 menit hingga permukaan topping mengering. Angkat. Sajikan hangat lebih nikmat.
8. Jika ada sisa, simpan roti dalam wadah tertutup (roti sudah dingin). Jika akan dinikmati, bisa dihangatkan kembali dalam oven selama 2-3 menit.
(Adonan setelah mengembang pada proses proofing 1)
(Pemberian topping)
(Siap dipanggang, ready to bake)
(Fresh from the oven)
Note:
- Apabila menguleni manual/menggunakan tangan. Setelah mentega dan garam masuk dan diuleni hingga tercampur rata. Pindahkan adonan ke atas permukaan meja yang ditaburi tipis dengan terigu. Uleni dengan gerakan seperti orang mengucek baju di papan penggilasan. Uleni hingga kalis, mulus dan elastis. Tentu akan memakan waktu lebih lama ketimbang diuleni dengan mixer (tidak bisa pakai mixer rumahan biasa).
- Lamanya waktu proofing tergantung dari suhu ruangan tempat membuat adonan.
- Jika di negara yang sedang mengalami musim dingin, gunakan air biasa saja atau air sedikit hangat, tidak perlu air es.
- Setelah diberi isi, rapatkan dan bulatkan hingga benar-benar rapat agar isian tidak bocor saat dipanggang.
Selamat mencoba. Happy baking! ^_^
Labels:
Bread
Monday, March 18, 2013
BIRTHDAY CAKE FOR NEYSA
Pesanan Mama Neysa, tetangga di komplek yang direkomendasikan oleh Mba Putri yang sudah pernah memesan kue di Ordinary Kitchen. Base cakenya rainbow cake dengan dekorasi bertema Hello Kitty. Terima kasih pesanannya ya Mba :)
Labels:
Cake,
Jualan,
Rainbow Cake
BIRTHDAY CAKE FOR JIBRIL
Dipesan oleh Nia, teman SMA yg baru ketemu lagi pas dia pesan kue ini untuk ultah putranya beberapa waktu yang lalu (postingan sangat telat lagi, hehehee...). Request base cakenya rainbow cake dengan dekorasi terserah, karena putranya juga baru usia 1 tahun. Akhirnya dibuatin gambar angry bird aja deh, bakul kuenya udah mentok mau dibikin gimana, hehee... Alhamdulillah suka. Terima kasih pesanannya ya say :)
Labels:
Cake,
Jualan,
Rainbow Cake
ROTI TAWAR (LOAF BREAD/WHITE SANDWICH BREAD)
Mencoba untuk mengumpulkan semangat untuk update blog lagi, di tengah-tengah persiapan kepindahan nanti. Saya membuat roti tawar ini sudah cukup lama, tapi baru sempat saya upload dan posting sekarang. *huuffttt...foto-foto kue menumpuk di laptop tak terjaman :(
Resep yang saya buat ini menggunakan loyang loaf ukuran tidak terlalu besar, yaitu ukuran panjang 22 cm, lebar dan tinggi sekitar 10 atau 11 cm. Basenya hanya 250 gram tepung terigu. Jika ingin membuat ukuran lebih besar bisa membuat dengan loyang loaf ukuran panjang 30 cm, lebar dan tinggi sekitar 13 cm dengan base 500 gram tepung terigu (2x resep yang saya tulis ini).
Biasanya kita jarang membuat roti tawar, karena mungkin mudah didapat dan dipandang tidak terlalu istimewa. Berbeda dengan roti manis atau donat yang lebih menarik untuk dicoba. Tetapi tidak ada salahnya kita mencoba membuat roti tawar sendiri. Dengan bahan-bahan pilihan, tanpa pengawet dan juga bisa dimakan fresh from the oven ;)
Setelah selesai membuat roti tawar ini kami membuat roti bakar coklat keju, hmmm...nyammm nyammm... ^_^
ROTI TAWAR (LOAF BREAD)
Make 1 loaf size 22x10x10 cm
by Ricke Indriani
Bahan:
200 gram terigu protein tinggi (bread flour)
50 gram terigu protein sedang (all purpose flour)
3 gram ragi instant
20 gram gula pasir
10 gram susu bubuk
1 butir telur, kocok lepas
125 ml susu cair dingin (atau air es) ~ jumlah penggunaan tergantung kondisi tepung terigu yg dipakai, bisa lebih sedikit atau lebih banyak
25 gram butter (bisa juga menggunakan mentega putih/shortening)
3 gram garam halus
Cara membuat:
1. Campurkan bahan kering yaitu terigu, ragi instant, susu bubuk dan gula pasir. Aduk rata.
2. Masukkan telur dan susu cair dingin/air es sedikit demi sedikit sambil diuleni. Hentikan penambahan air jika dirasa adonan sudah cukup bisa diuleni. Uleni hingga kalis.
3. Masukkan butter/mentega putih dan garam. Uleni lagi hingga kalis (mulus) dan elastis.
4. Pindahkan adonan ke atas permukaan meja bersih yg dtaburi sedikit terigu. Uleni lagi sebentar. Bulatkan adonan. Simpan dalam wadah besar yg diolesi sedikit mentega/minyak. Tutup dengan plastik wrap atau serbet lembab. Diamkan selama 1 jam untuk proses fermentasi (proofing 1) atau sampai mengembang 2x lipat (lamanya tergantung kondisi ruangan).
5. Kempeskan adonan, pindahkan lagi ke permukaan meja yang diberi sedikit terigu. Uleni lagi sebentar saja. Bagi adonan menjadi 4 bagian sama rata (ditimbang) dan bulatkan. Diamkan 10 menit.
6. Gilas tipiskan masing-masing adonan. Gulung sambil dirapatkan. Lakukan sekali lagi (tipiskan dan gulung lagi). Lakukan hal yang sama pada semua adonan.
7. Tata berjejer di dalam loyang yang telah diolesi mentega. Tutup dengan plastik wrap atau serbet lembab. Diamkan 50-60 menit untuk proses fermentasi (proofing 2) hingga mengembang. Saya menggunakan loyang yang ada tutupnya. Saat sudah mengembang dan menyisakan space sekitar 1 cm dari tinggi loyang, tutup loyang. Sambil menunggu panaskan oven.
8. Panggang dalam oven bersuhu 170-180'C selama 20-25 menit sampai matang.
9. Keluarkan dari loyang, dinginkan. Iris dengan ketebalan sekitar 1 cm sesuai selera. Simpan dalam wadah tertutup atau plastik tebal agar roti tidak cepat kering karena terkena udara. Siap disantap.
(Adonan setelah proofing 1)
(Adonan setelah proofing 2)
(Setelah dipanggang fresh from the oven)
Note:
- Uleni sampai kalis elastis untuk menghasilkan serat roti yg halus. Adonan mulus dan jika sedikit adonan diambil kemudian ditipiskan dan dibentangkan sampai tipis sekali tidak mudah sobek, berarti sudah selesai.
- Jika menggunakan loyang tanpa tutup, diamkan hingga mengembang hingga mencapai bagian atas loyang, bisa dioles dengan susu cair sebelum dipanngang.
Selamat mencoba. Happy baking ^_^
Labels:
Bread
Saturday, March 16, 2013
DECORATED RAINBOW CAKE FOR MBA DEWI
Pesanan Mba Dewi, tidak dalam rangka apa-apa, hanya kepengen makan rainbow cakenya Ordinary Kitchen, hihihiii... Sebelumnya sudah pernah order rainbow cake dalam rangka ultahnya Mba Dewi, alhamdulillah suka sekali dan cocok. Akhirnya memesan lagi. Requestnya dikasih gambar angry bird karena putranya suka dengan angry bird, jadi biar senang diberi gambar angry bird. Hatur nuhun pesanannya :)
Labels:
Cake,
Jualan,
Rainbow Cake
BIRTHDAY CAKE FOR ZAFIRA
Birthday cake yang dipesan oleh Sri, teman baikku dari sejak SMA. Ini pesanan untuk ultah putri keduanya yang ke-2 tahun bulan Januari yang lalu. Telat banget yaaa uploadnya... Heuheuheuuu... base cakenya terserah, bertema Hello Kitty. Saya buatkan base cakenya rainbow cake dengan lapisan cream cheese frosting. Didekor bernuansa pink dan ungu dengan hiasan topper Hello Kitty.
Sri bilang cakenya cantik jadi sayang mau dipotong saat pesta ultah, dan sewaktu dipotong semua pada surprise melihat lapisan berwarna warni dalam cakenya ^_^, dan bilang kuenya juga enak. Alhamdulillah, senang sekali mendengarnya. Hatur nuhun ya ^_^
Labels:
Cake,
Jualan,
Rainbow Cake
PRINCESS BIRTHDAY CAKE, BLACK FOREST ROLL, KLAPPERTAART (ORDERED BY TEH DEDEH)
Pesanan teh Dedeh untuk ultah putrinya Salsabila bulan Februari yang lalu. Awalnya sempat mau menolak pesanan ini, tapi karena masih awal Februari dan booking sudah dari jauh hari jadi masih bisa dibuatkan. Pesannya birthday cake dengan tema Princess base cake black forest dengan filling dark cherry. Selain itu Teh Dedeh juga pesan black forest roll dan klappertaart. Terima kasih ya Teh :)
Labels:
Cake,
Jualan,
Klappertaart
RAINBOW BIRTHDAY CAKE FOR KALIESHA
Rainbow birthday cake pesanan Ratih, untuk ultah putri mungilnya Echa yang pertama beberapa waktu yang lalu. Minta ada figurine sapi, bebek dan kucing karena Echa seneng banget sama ketiga hewan itu. Tapi karena stock fondant sudah tidak cukup, jadi kucingnya diganti topper Hello Kitty aja, hehee... Sapi dan bebek tetap eksis dibuat handmade dari fondant.
Terima kasih pesanannya ya say :)
Labels:
Cake,
Jualan,
Rainbow Cake
DECORATED RAINBOW CAKE FOR TEH ALIET'S FAMILY
Rainbow cake pesanan Teh Aliet beberapa waktu yang lalu, baru datang dari Qatar dan memesan rainbow cake dari jauh-jauh hari untuk dimakan bersama keluarga. Pesannya atasnya minta disiram coklat dan full didekor dengan cream.
Ternyata kuenya dibawa ke Bandung waktu itu, alhamdulillah selamat sampai Bandung walaupun sedikit ada yg tersenggol bagian pinggirnya karena kuenya ditaruh di bagian belakang.
Hatur nuhun pesanannya ya Teh, hapunten baru diupload :)
Labels:
Cake,
Jualan,
Rainbow Cake
TRIPLE CHOCOLATE CAKE FOR FARREL & BRIETTA
Pesanan sudah lama dari Mama Farrel tetangga di komplek untuk ultah kedua putra putrinya. Farrel yang ke-7 dan Brietta yang ke-1. Ultahnya berdekatan jadi dibarengin kuenya ^_^
Penyuka coklat jadi pesannya triple chocolate cake. Alhamdulillah semuanya suka dengan kuenya. Hatur nuhun ya. Mohon maaf baru sempat upload fotonya :)





















































