Showing posts with label Let's Baking Together (LBT). Show all posts
Showing posts with label Let's Baking Together (LBT). Show all posts
Tuesday, January 15, 2013
ONTBIJTKOEK (MY ENTRY FOR LBT 2nd ANNIVERSARY)
Pertama, tak ada cake atau kue yang istimewa saya buat untuk ulang tahun LBt yang ke-2 ini. Hanya resep simple ini yang saya setorkan. Maafkan...
Tetapi, cake ini sangat disukai keluarga, Nadhifa suka sekali. Hangat-hangat sudah tidak sabar menunggu photo sesion si kue yang sibuk difoto oleh Bundanya :)
Setengah loyang cake ini pun habis oleh Nadhifa, siangnya dia makan sebelum akhirnya tertidur, kemudian sore hari ikut makan kue ini lagi bersama kami sambil ditemani teh hangat.
Ontbijtkoek (The Dutch Spice Breakfast Cake), yang artinya adalah kue yang dimakan untuk sarapan (ontbijt = breakfast/sarapan, koek = cake/kue). Cake tradisional khas Belanda/Holland yang sudah menjadi bagian dari salah satu kue tradisional Indonesia. Tak lepas dari pengaruh kolonialisme yang dulu masuk ke Indonesia. Namun di Indonesia, kue ini lebih sering dimakan sebagai teman minum teh di sore hari, ketimbang untuk sajian sarapan. Is it true? Ya terserah yang mau makannya, buat sarapan oke, buat ganjal perut sebelum makan siang (brunch) oke, buat teman minum teh di sore hari pun oke ;)
Ada berbagai versi resep, dari type buttercake, type muffin, sampai type spongecake. Yang menjadi cirikhas adalah penggunaan brown sugar (di Indonesia lebih familiar menggunakan palm sugar/gula aren bubuk/gula semut) dan bubuk rempah atau spice seperti kayu manis, pala, cengkeh, dsb. Di Indonesia lebih sering langsung menggunakan bumbu spekoek yang sudah merupakan campuran dari rempah-rempah tersebut.
Aslinya ontbijtkoek ini tidak menggunakan lemak apapun (margarin, butter, minyak), dan hasil cakenya cenderung kering. Oleh karena itu cake ini sering dinikmati dengan olesan butter ketika masih hangat. Atau dimakan dengan dicelup ke dalam teh/kopi hangat, seperti kebiasaan Ibu saya ketika menikmati ontbijtkoek.
Saya membuat ontbijtkoek ini sudah versi Indonesia, menggunakan metode spongecake dan juga tentu ada penggunaan margarin/butter dalam adonannya. Cakenya empuk dan lembut, tidak seret. Beraroma rempah dengan citarasa gula aren yang khas.
ONTBIJTKOEK
Bahan:
5 butir telur
1 sdt cake emulsifier (optional)
100 gram gula aren bubuk/gula semut
50 gram gula pasir
100 gram tepung terigu protein sedang (all purpose flour)
25 gram maizena
20 gram susu bubuk
2 sdt bumbu spekoek (peres/rata)
75 gram margarin/butter, lelehkan
Almond slice/kenari untuk taburan
Cara membuat:
1. Kocok telur, gula aren bubuk, gula pasir dan cake emulsifier hingga mengembang, kental dan berjejak. Masukkan campuran tepung terigu, maizena, susu bubuk dan bumbu spekoek yang sudah diayak secara bertahap. Aduk rata.
2. Masukkan margarin/butter leleh. Aduk balik hingga merata.
3. Tuang ke loyang loaf ukuran 26x11x8 cm (saya pakai 2 buah loyang brownies ukuran 10x30x4 cm) yang sudah dialas kertas roti dan dioles margarin. Taburi almond/kenari.
4. Panggang dalam oven suhu 180'C hingga matang. Test sentuh dan test tusuk. Angkat dan segera keluarkan dari loyang. Dinginkan.
Note:
- Gula aren bubuk/gula semut bisa diganti dengan palm suiker/gula palem yang dijual di pasaran. Tapi sekedar info, palm suiker yang dijual di pasaran adalah gula campuran gula aren dan gula pasir, jadi tidak 100% gula aren. Sedangkan gula aren bubuk/gula semut 100% gula aren.
- Test sentuh permukaan cake ketika merasa cake sudah matang (selain test tusuk), jika permukaan disentuh sudah tidak kempes/lembek berarti cake sudah kokoh untuk dikeluarkan dari oven.
- Selain almond/kenari, bisa juga ditaburi wijen, kismis, chocolate chips, dsb.
Selamat mencoba :)
(Setelah selesai difoto, ada tangan mungil yang sudah tak sabar mencomot kuenya, hehee...)
(Numpang narsis ya, hihihiii... She loves ontbijtkoek)
Happy 2nd Anniversary LBT. Semoga bisa lebih maju ke depannya dan bisa terus menjadi wadah para pencinta baking yang ingin saling berbagi ilmu dan meningkatkan minat bakingnya. Aamiin...
Labels:
Cake,
Let's Baking Together (LBT)
Saturday, September 15, 2012
LBT#17: UPSIDE-DOWN CAKE
PR LBT#17 kali ini temanya Upside-Down Cake, cake yang disajikan secara terbalik, bagian bawah yang sudah diberi topping menjadi bagian atasnya. Yang terkenal memang pineapple upside-down cake yang sangat famous di Amerika.
Biasanya menggunakan base cake butter cake type, karena adonannya yang kokoh utk mengikat topping dengan baik.
Sebenarnya ada keuntungan membuat cake ini, kita tidak perlu repot-repot memberi frosting seperti buttercream atau whipped cream untuk menempelkan toppingnya, toppingnya udah nempel dengan cantik pada cakenya :D
PR LBT kali ini host-nya saya sendiri dan Teh Aya Ria Ningsih.
PR-nya baru dikerjakan tadi siang, kemarin-kemarin selalu gak sempat karena sibuk mengerjakan pesanan, antar jemput Nadhifa, dan urusan lainnya.
Ide mau pakai base cake-nya Japanese Cheese Cake (JCC) juga baru muncul tadi pagi. Karena Abinya Nadhifa dan Nadhifa doyan banget sama JCC jadi nekat deh bikin upside-down cake pake base cake JCC. Sempat ragu tadinya bisa gak yaaa... Secara JCC kan lembut banget cakenya, bisa gak ya mengikat si toppingnya ini. Hmmmm... Ya sudah nekaaattt saja deh, klo gagal ya sudah anda belum beruntung silahkan dicoba lagi, hihiihihiiii.... :P
Pake buah peach kalengan masih ada sisa dari dibuka pas bikin pesanan. Dimanfaatkan saja buat toppingnya. Karena peach warnanya sudah kuning orange, dan JCC pun warna cakenya kuning. Jadinya pengen bikin cake dengan warna yang kontras dengan toppingnya. Jadilah si JCC diberi rasa pandan ijo royo-royo, heuheuheuu...
Pas cakenya jadi alhamdulillah 90% berhasil, kenapa dibilang 90% berhasil? Soalnya toppingnya ada 4 biji yang nempel di loyang :D
Akhirnya ya ditempelin aja lagi ke cakenya, hihiihihihiiii... Lumayan lah, paling enggak toppingnya gak copot semua tetep nempel di posisinya, alhamdulillah :)
Saya pakai resep JCC yang saya konversi untuk loyang ukuran 18 cm saja, sengaja bikin porsi kecil biar cakenya cepet habis, secara di rumah cuma bertiga.
Anyway, saya sengaja tambahkan keju cheddar parut juga agar rasa gurih kejunya lebih berasa karena saya cuma pakai cream cheese yang light, cream cheese yang biasa dipake sayang euy buat pesanan aja, qiqiqiqiiii....
PEACH UPSIDE-DOWN PANDAN JAPANESE CHEESE CAKE
by Ricke Indriani
Bahan:
125 gram cream cheese, suhu ruang
30 gram butter/margarin
60 ml fresh cream/whip cream cair
50 gram keju cheddar, parut halus
30 gram terigu protein sedang/all purpose flour
20 gram maizena
3 kuning telur
1 sdt pasta pandan
3 putih telur
70 gram gula pasir
1/8 sdt garam
1 sdt air jeruk lemon/nipis
Peach kalengan secukupnya, iris sesuai keperluan.
Cara membuat:
1. Panaskan oven 160'C. Siapkan loyang bulat diameter 18 cm olesi bawahnya dengan margarin, alasi kertas roti dan olesi kembali dengan margarin. Bila menggunakan loyang yg ada sambungannya atau loyang springform bungkus bagian luar loyang dengan alumunium foil agar air au bain marie tidak merembes masuk ke dalam loyang, double wrap bila perlu.
2. Tata peach di bagian bawah loyang, usahakan serapat mungkin agar adonan tidak mengisi sela-sela topping. Sisihkan.
3. Panaskan cream cheese, butter, fresh cream/whip cream cair dan keju cheddar parut di atas api kecil sambil diaduk-aduk hingga lembut dan rata. Matikan api.
4. Masukkan terigu dan maizena yang sudah diayak, aduk rata. Masukkan kuning telur. Aduk rata. Masukkan pasta pandan. Aduk rata. Sisihkan.
5. Di wadah terpisah, kocok putih telur, garam dan air jeruk lemon/nipis sampai berbusa. Masukkan gula bertahap sambil terus dikocok hingga mengembang soft peak.
6. Ambil 1/3 bagian adonan putih telur. Campur dengan adonan cream cheese. Aduk rata. Tuang campuran ini ke sisa adonan putih telur. Aduk balik hingga rata. Jangan terlalu lama mengaduk.
7. Tuang ke loyang, panggang dengan cara au bain marie dengan loyang lain berisi sedikit air. Hingga matang dan permukaannya kecoklatan dan membal bila disentuh.
8. Keluarkan dari oven, biarkan tetap dalam loyang hingga agak hangat. keluarkan dengan cara dibalikkan ke piring saji. Dinginkan. Potong-potong dan sajikan.
Selamat mencoba :)
Labels:
Cake,
Cheese Cake,
Let's Baking Together (LBT)
Saturday, April 21, 2012
SILATURAHIM AKBAR LBT 2012 "WHEN BAKING MAKE US ONE"
Logo dan Tema Acara
Sebagian panitia saat persiapan acara
Bandung, 7 April 2012 yang lalu, alhamdulillah sudah terlaksana acara Silaturahim Akbar LBT 2012 dengan tema "When Baking Make Us One" di Restaurant Alas Daun, Bandung. Persiapan acara yang cukup menyita waktu, tanaga dan pikiran dari semua pihak yang terlibat terutama teman-teman panitia. Terutama terkendala karena kami berkoordinasi secara online, tapi alhamdulillah semuanya bisa kami atasi.
Acara berlangsung seru dan senang sekali bisa bertemu dengan teman-teman dari berbagai daerah, yang sebelumnya hanya mengenal satu sama lain via dunia maya (Facebook) kemudian bertemu secara langsung. Sudah seperti saudara atau teman baik yang lama tidak bertemu. Subhanallah...
Doorprise. Yiiippppiiieee.....!
Bintang iklan, heheheee....
Host: Teh Vivi, Mba Ulin and me... Kurang Mba Dida dan Teh Diah
Demo chocolate decorating
Saya sendiri mengisi sesi demo chocolate decorating bersama Kang Yadi Hf, walaupun terbatas waktunya, hingga masih banyak yang belum sempat kami demokan, tapi senang sekali bisa sharing ilmu dengan teman-teman semuanya. Kemudian acara juga diselingi dengan doorprise yang hadiahnya seru-seru. Terima kasih kepada teman-teman yang sudah ikut menyumbang hadiah untuk doorprise yaaa... ^___^
Acara perdana ini bukan tanpa kekurangan, tapi insyaAllah bisa dijadikan pengalaman yang berharga di kemudian hari jika akan mengadakan acara-acara lainnya. Terima kasih kepada teman-teman panitia atas kerja sama dan kerja kerasnya sehingga acara ini dapat terlaksana. Terima kasih juga kepada teman-teman LBT-ers yang sudah berkenan hadir, bahkan banyak yang dari luar kota dan luar pulau. Kepada PT. Telkom Indonesia yang sudah mendukung terlaksananya acara ini dan juga Nivea yang sudah memberikan sponsor goodie bag kepada semua peserta.
Chibiii chibiiii.....
When baking make us one...
Bravo LBT and see you all on the next event, insyaAllah! Love you all!
Sebagian panitia saat persiapan acara
Bandung, 7 April 2012 yang lalu, alhamdulillah sudah terlaksana acara Silaturahim Akbar LBT 2012 dengan tema "When Baking Make Us One" di Restaurant Alas Daun, Bandung. Persiapan acara yang cukup menyita waktu, tanaga dan pikiran dari semua pihak yang terlibat terutama teman-teman panitia. Terutama terkendala karena kami berkoordinasi secara online, tapi alhamdulillah semuanya bisa kami atasi.
Acara berlangsung seru dan senang sekali bisa bertemu dengan teman-teman dari berbagai daerah, yang sebelumnya hanya mengenal satu sama lain via dunia maya (Facebook) kemudian bertemu secara langsung. Sudah seperti saudara atau teman baik yang lama tidak bertemu. Subhanallah...
Doorprise. Yiiippppiiieee.....!
Bintang iklan, heheheee....
Host: Teh Vivi, Mba Ulin and me... Kurang Mba Dida dan Teh Diah
Demo chocolate decorating
Saya sendiri mengisi sesi demo chocolate decorating bersama Kang Yadi Hf, walaupun terbatas waktunya, hingga masih banyak yang belum sempat kami demokan, tapi senang sekali bisa sharing ilmu dengan teman-teman semuanya. Kemudian acara juga diselingi dengan doorprise yang hadiahnya seru-seru. Terima kasih kepada teman-teman yang sudah ikut menyumbang hadiah untuk doorprise yaaa... ^___^
Acara perdana ini bukan tanpa kekurangan, tapi insyaAllah bisa dijadikan pengalaman yang berharga di kemudian hari jika akan mengadakan acara-acara lainnya. Terima kasih kepada teman-teman panitia atas kerja sama dan kerja kerasnya sehingga acara ini dapat terlaksana. Terima kasih juga kepada teman-teman LBT-ers yang sudah berkenan hadir, bahkan banyak yang dari luar kota dan luar pulau. Kepada PT. Telkom Indonesia yang sudah mendukung terlaksananya acara ini dan juga Nivea yang sudah memberikan sponsor goodie bag kepada semua peserta.
Chibiii chibiiii.....
When baking make us one...
Bravo LBT and see you all on the next event, insyaAllah! Love you all!
Labels:
Let's Baking Together (LBT)
Thursday, January 12, 2012
LBT#12: HAPPY 1st ANNIVERSARY LBT ^____^
SAY IT WITH CUPCAKES!: PINK ROSES CUPCAKE BOUQUET
Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT, tak terasa, sudah setahun usia LBT, group yg saya bentuk bersama-sama dg Teh Vivi Nowotny, Teh Diah Raki dan Mba Dida Rachmadiah setahun yang lalu. *terharuuu...
Terima kasih sekali lagi pada Mba Yunita Amaliawati yang perna sempat menjadi bagian dari team LBT, dan juga Mba Maulina Nuryani yang kemudian bergabung dengan team LBT.
Terima kasih untuk teman-teman LBT-ers yang sudah bergabung di group dan bersama membangun LBT, semoga menjadi semakin solid dan bermanfaat untuk banyak orang, terutama yang punya minat dalam baking. Aamiin....
Peluuuukkkkkkk semuanyaaaaa..... \(^___^)/
Dalam rangka HUT LBT yg pertama ini, tema PR-nya adalah bernuansa ulang tahun/anniversary. Saya memilih untuk membuat cupcake bouquet yg dulu sempat mencoba belajar membuatnya tapi sudah lama tidak dipraktekan lagi.
Base cake-nya mengguanakan Red Velvet Cupcake. Resepnya sama saja dengan Red Velvet Cake yg pernah saya posting dulu, adaptasi dari resepnya Kang Yadi Hf.
Saya buat dengan menggunakan papercup Momma ukuran kecil, satu resep dapat 11 cupcakes. Klo pakai papercup Diva ukuran sedang bisa dapat 12 cupcakes.
Cupcakenya saya susun di pot plastik (beli baru lho ya, hihihiiii...) yang sudah diberi gabus khusus bunga dan dibungkus dengan kertas krep.
Sudah mati gaya banget stylingnya mau kayak gimana, ya udah cuma pake pita-pita aja dan kartu ucapan.
Terima kasih juga pada Mba Mae May Irianti atas inspirasinya ;)
RED VELVET CUPCAKE
by Ricke Indriani (source: Yadi Hf)
Cake
Bahan:
125 gram butter/margarin, suhu ruang
250 gram gula kastor (gula pasir halus)
2 butir telur ukuran besar
1 sdt vanilla
250 ml buttermilk*
2 sdt red food coloring**
---> Campurkan dan aduk rata
250 gram terigu protein rendah
15 gram coklat bubuk (gunakan coklat bubuk yang warnanya coklat kemerahan, jangan yang pekat/hitam)
1/2 sdt garam
1/2 sdt baking powder
1 sdt cuka makan
1 sdt soda kue
---> Dicampurkan sesaat sebelum dimasukkan ke dalam adonan!
Cara membuat:
1.Panaskan oven 180'C (atau sesuai oven masing-masing). Siapkan papercup atau cetakan cupcake. Sisihkan.
2. Campur dan ayak terigu, coklat bubuk, garam dan baking powder. Sisihkan.
3. Kocok butter sampai lembut. Masukkan gula kastor. Kocok kembali hingga mengembang (light and fluffy). Masukkan telur satu persatu, sambil dikocok rata. Masukkan vanilla, kocok rata.
4. Dengan mixer kecepatan rendah, masukkan campuran terigu bergantian dengan ampuran buttermilk sambil dikocok rata. Diawali dan diakhiri dengan campuran terigu. (Terigu dalam 3 bagian, buttermilk dalam 2 bagian). Matikan mixer.
5. Campurkan soda kue dan cuka makan (akan berdesis dan berbusa). Segera masukkan campuran ini ke dalam adonan. Aduk rata dengan spatula. Tuang ke dalam papercup atau cetakan cupcake setinggi 3/4 tinggi cetakan. Segera masukkan ke dalam oven.
6. Panggang sampai matang sekitar 25 menit, atau hingga matang dan permukaannya membal bila disentuh (springy to the touch). Dinginkan.
*Buttermilk homemade:
250 ml fresh milk atau UHT milk, hangatkan di atas api terlebih dahulu sebentajangan sampai panas banget atau mendidih.
Tambahkan 1 sdt cuka makan atau 1 sdm air jeruk nipis/lemon.
Aduk rata. Diamkan sekitar 5-10 menit. Susu akan 'pecah' menggumpal dan mengental seperti yogurt.
Siap digunakan.
**Bila mau pewarna alami, bisa menggunakan 1 buah beet, potong kecil-kecil kemudian diblender dengan 100 ml air. Saring. Masak di atas api hingga menyusut setengahnya sekitar 50-60 ml. Dinginkan. Untuk lebih mempertegas warna merahnya, bisa ditambahkan sedikit saja red food coloring.
Frostingnya saya menggunakan buttercream yang dicampur dengan cream cheese dan cheese spread, gak pake takaran karena mengira-ngira langsung cemplung trus dicicipi, hihihiiii... Buttercreamnya pun pakai sisa dari orderan kemarinnya :D
Diberi warna pink dan dibentuk rosette dengan spuit 1M. Dihias dengan detail dari fondant, untuk mempermanis tampilannya aja.
Foto diatas ini adalah pemandangan saat saya memotret. Motretnya sore2, matahari sudah gak begitu terang sinarnya, sedangkan diluar hujan gerimis. Hasil fotonya pun seadanya plus mati gaya :D
Adegan seperti ini sering banget saya alami, dan juga pasti teman2 yang lain juga sering mengalami, ketika memotret 'dibantuin' sama si kecil, hehehee...
Itu pita satu roll 'diudu...l2' semua, gula sprinkle ditumpahin dan diacak2, fondant dicuil2, plunger dimainin, bahkan Nadhifa sempat menyengool kursi tempat saya meletakkan kuenya, hampir tumbang deh itu kue, hwaaaaaa.... >__<
Sering juga dapet sharing dari teman2, ada yg mau dipotret kuenya ditinggal semenit aja udah dicomot sama si kecil, belum lagi si kecil nangis guling2 minta kue/makanan yg lagi dijadikan objek memotret, numpahin susu di karpet saat emaknya asyik memotret, dll.
Yah itulah seninya home food photography yang dilakukan para ibu rumah tangga. Selalu ada cerita menggemaskan ketika memotret, pun ketika proses membuat kue/masakannya.
Walaupun hasil foto2 saya masih sangat sederhana dan jauh dari sempurna, masih belajar terus dan berupaya menghilangkan rasa malas, hehehee...
Effort seperti inilah yang membuat kami para 'fotografer' makanan rumahan ingin foto2 kami bisa dihargai, jangan asal main copas dan menggunakannya tanpa izin, apalagi untuk tujuan komersil dan diakui sebagai miliknya.
Happy Anniversary LBT. Love you! ^______^
Saturday, December 17, 2011
LBT#11: TRES LECHES CAKE (THREE MILKS CAKE)
Waktu dapet PR ini, saya benar-benar putar otak gimana caranya biar saya juga bisa ikutan makan, karena saya gak suka susu, sedangkan cake ini melimpah susunya, huhuhuuu... Walaupun 2 'customer' setia di rumah doyan banget sama susu, hehee... Tapi tetep kan tukang kuehnya pengen icip-icip, hihiiii...
Tres Leches Cake (Three Milks Cake) adalah cake yang berasal dari Amerika Latin, salah satunya yg terkenal di Mexico. Intinya adalah cake yang disiram campuran susu yang terdiri dari 3 jenis susu (susu cair/evaporated, susu kental manis dan fresh cream). Leche dalam bahasa spanyol artinya susu. Nama lain dari cake ini Pastel de Tres Leches.
Ada yg metode pembuatannya seperti spongecake, ada juga yang seperti buttercake. Namun keduanya sama2 menggunakan adonan meringue (putih telur yang dikocok). Mungkin tujuannya agar cake yang dihasilkan mempunyai banyak pori-pori sehingga maksimal menyerap campuran susu.
Kali ini saya membuat cakenya dengan chocolate cake. Disiram dengan campuran susu coklat juga (menggunakan SKM coklat). Kemudian bagian atasnya diberi chocolate mousse.
Resep base cake-nya tetap menggunakan resep yang diposting di group oleh Teh Vivi Nowotny (source: The Pioneer Woman), tapi saya modif menjadi cake coklat dan takaran gulanya saya kurangi juga.
CHOCOLATE TRES LECHES MOUSSE CAKE
By Ricke Indriani
Cake:
Bahan :
120 gram tepung terigu protein rendah
20 gram coklat bubuk
1 ½ sendok teh baking powder
¼ sendok teh garam
5 kuning telur
75 gram gula pasir halus
1 sendok teh vanilla
1/2 sdt pasta coklat (optional)
80 ml Susu cair
75 gram margarin, lelehkan
5 putih telur
1/4 sdt garam
1 sdt air jeruk nipis/lemon
50 gram gula pasir halus
Cara membuat:
1. Panaskan oven ke 180 derajat celcius. Siapkan loyang ukuran 28x28x4 cm. Olesi bawahnya dengan margarin, alasi dengan kertas roti. Bagian pinggiran loyang tidak perlu dioles apa-apa. Sisihkan
2. Ayak tepung, baking powder dan garam. Sisihkan.
3. Dalam mangkuk besar. Dengan menggunakan mixer kecepatan tinggi , kocok kuning telur dan 75 gram gula pasir hingga kental dan berwarna pucat. Tambahkan susu cair dan vanili kedalamnya, kocok kembali hingga tercampur rata sebentar saja.
4. Tuang campuran kuning telur tadi ke dalam campuran tepung dengan menggunakan spatula karet, dengan teknik aduk balik secara perlahan sampai tercampur rata. Masukkan margarin leleh, aduk rata dengan spatula.
5. Kocok putih telur, garam dan air jeruk nipis dengan kecepatan tinggi hingga setengah mengembang, kemudian masukan 50 gram gula pasir secara bertahap sambil dikocok hingga SOFT PEAK.
6. Ambil 1/3 adonan putih telur, masukkan ke dalam adonan tepung. Aduk rata. Masukkan campuran ini ke dalam adonan putih telur sisanya (2/3) aduk balik (fold) dengan spatula hingga merata. Aduk secara lembut tetapi kerjanya harus cepat agar tidak merusak adonan putih telurnya.
7. Tuangkan adonan kedalam loyang. Panggang selama 35 sampai 45 menit ( gunakan dengan test tusuk ). Angkat loyang kue dan biarkan dingin selama kurang lebih 1/2 - 1 jam. Saya bentuk bulat menggunakan ring mika bulat. Biarkan cake di dasar mikanya. Letakkan dan tata dalam loyang.
8. Setelah cake dingin. Tusuk - tusuk perlahan permukaan cake menggunakan tusuk gigi atau garpu, dibeberapa bagian cake agar saat cake disiram dengan susu akan terserap lebih baik dan susu tidak menggenang di atas permukaan cake.
Siraman 3 jenis susu:
200 ml susu cair
100 ml susu kental manis coklat
100 ml fresh cream
----> Campur dan aduk rata
Siramkan ke atas cake. Simpan cake dalam lemari es selama minimal 4 jam atau semalaman lebih baik.
Chocolate mousse:
150 gram susu cair (ditimbang ya...)
250 gram dark cooking chocolate, cincang
8 gram gelatine bubuk
3 sdm air matang biasa/air dingin
500 gram non dairy whip cream (saya buat dari 200 gram whip cream bubuk + 400 ml air dingin)
Cara membuat:
1. Campurkan gelatine bubuk dengan 3 sdm air. Aduk rata. Diamkan 5 menit hingga membentuk gel (gelatine akan menyerap air).
2. Panaskan susu dengan api kecil hingga pinggirannya mulai mendidih. Matikan api. Masukkan gelatine. Aduk-aduk hingga seluruh gelatine larut dalam susu. Masukkan dark coklat cincang. Aduk rata hingga seluruh coklat meleleh dan tercampur rata. Jaga tetap hangat kuku.
3. Kocok non dairy whip cream sampai setengah kaku, jangan terlalu kaku nanti akan pecah saat dicampur dengan larutan coklat. Masukkan larutan coklat tadi ke dalam whip cream sambil dikocok dengan kecepatan rendah. Matikan mixer.
Penyelesaian:
Masukkan mousse ke dalam kantong segitiga, gunting ujungnya. Tuang mousse ke atas cake yang sudah disiram susu dan didiamkan semalam tadi. Bekukan dalam freezer sekitar 2 jam.
Beri ayakan coklat bubuk bila suka. Hias sesuai selera.
Seperti biasa, Nadhifa heboh banget pas pemotretan. Keukeuh pengen kuenya yg udah ditata mau difoto, dikasih kue yg lain gak mau. Nungguin kue yg difoto. Giliran baru beberapa kali jepret eh dia ngambek, katanya fotonya suruh udahan karena dia mau kuenya. Yah, begitulah suka duka home food photography, heheee... ^__^
Salam LBT ^___^
Labels:
Cake,
Let's Baking Together (LBT)
Saturday, November 12, 2011
LBT#10: SWEET BREAD
Bismillahirrohmanirrohim. Alhamdulillah selesai juga edit foto setelah si sotosop alias photoshop-nya error mulu, udah edit trus not responding terus. *jadi curcol, hehehhh...
Tema PR LBT#10 kali ini adalah Sweet Bread dengan ibu host Mba Maulina Nuryani. Sweet bread sendiri adalah roti yang terbuat dari adonan dasar roti manis (sweet bread dough) yang menggunakan gula dalam jumlah tertentu yang lebih banyak takarannya dari jenis roti lainnya misalnya white bread, flat bread, hard bread, dsb.
Pada umumnya sweet bread teksturnya lebih empuk dan lembut dibanding jenis roti lainnya.
Biasanya klo membuat roti saya memakai resep dasar soft bread NCC, sudah cocok sekali dengan resep tersebut. Tapi kali ini ingin mencoba resep yang berbeda metodenya. Saya memutuskan untuk membuat roti dengan adonan dasar JAPANESE SWEET BREAD DOUGH, yang banyak sekali dipakai oleh para Asian foodie blogger. Metodenya menggunakan bahan Water-Roux Paste atau biasa disebut Tang Zhong. Penasaran sekali dari dulu ingin mencobanya tapi karena pada dasarnya saya kurang suka membuat roti jadi belum jadi juga, hehee... Mumpung ada PR LBT jadi sekalian trial deh ;)
Setelah browsing, saya memutuskan untuk memakai resep dasar Japanese Sweet Buns dari Corner Cafe tapi seperti biasa saya modifikasi.
Untuk toppingnya, saya memilih topping yang gurih (savory) karena lagi ingin makan yang gurih-gurih. Satu adonan saya bagi menjadi 2 macam roti, caterpillar bread dengan isian sosis dan keju mozarella, dan meat floss buns (roti abon)
Saya membuat roti ini hari Sabtu yang lalu sebelum Idul Adha, setelah matang dan menyantap 2 buah roti, kami segera meluncur ke rumah orang tua untuk berlebaran Idul Adha disana. Hasilnya? Rotinya ludessss, heheheee... Pasukannya banyak sihhh ^__*
Alhamdulillah rotinya lembut dan empuk. Teksturnya cottony.
(Caterpillar Bread)
(Meat Floss Buns)
CATERPILLAR BREAD AND MEAT FLOSS BUNS
with Japanese Sweet Bread Dough
by Ricke Indriani (recipe adapted from Corner Cafe)
Water-Roux-Paste/Tang Zhong:
25 gram terigu protein tinggi (bread flour)
125 ml air
(Water-Roux Paste/Tang Zhong)
Cara membuat Tang Zhong:
Campur terigu dan air hingga rata. Panaskan di atas api kecil sambil diaduk-aduk menggunakan whisk hingga mengental membentuk paste. Tidak perlu sampai mendidih meletup-letup. Warna paste-nya putih susu. Jika sudah berwarna keabu-abuan berarti sudah terlewat dan tidak bisa dipakai. Jika punya candy termometer, bisa diukur suhu pastenya sudah mencapai sekitar 65'C.
Angkat. Adu-aduk hingga agak hangat. Tutup dengan plastik wrap biarkan dingin sampai waktunya dipakai.
Dough/Adonan Utama Roti:
375 terigu protein tinggi (bread flour)
100 gram terigu protein sedang (all purpose flour/plain flour)
35 gram susu bubuk
1 sdt bubuk vanilla susu (saya pakai L'Arome)
75 gram gula kastor
1 sdt garam (peres)
1 sachet ragi instant (11 gram)
1/2 sdt bread improver (optional, resep asli tidak pakai)
2 kuning telur, kocok lepas
150 ml air es (resep asli air hangat) ~ penggunaan air disesuaikan dengan kebutuhan, bisa lebih atau kurang, tergantung kondisi adonan masing-masing
50 gram butter, potong-potong, suhu ruang
Egg wash/Bahan Polesan:
1 kuning telur, kocok lepas
2 sdm susu cair
Butter, untuk memoles setelah matang agar permukaan menjadi shiny/mengkilap (jika suka)
Topping:
Caterpillar Bread: Sosis, saus tomat, keju mozarella, oregano bubuk, daun bawang iris halus, mayonaise
Meat Floss Buns: Mayonaise, susu kental manis, abon sapi (meat floss)
Cara membuat:
1. Ayak terigu dan susu bubuk ke dalam baskom besar atau bowl mixer. Tambahkan gula kastor dan bubuk vanilla susu. Aduk rata. Masukkan ragi instant. Aduk rata.
2. Masukkan water-roux paste/tang zhong dan kuning telur. Aduk hingga merata.
3. Secara bertahap sedikit demi sedikit masukkan air es sambil diuleni hingga adonan kalis. Perhatikan kondisi adonan masing-masing, jika adonan sudah cukup kalis dan air masih bersisa tidak perlu ditambahkan lagi. Begitu pula sebaliknya, jika air sudah habis tapi adonan masih terlalu kering, airnya bisa ditambah.
4. Masukkan garam dan butter. Lanjutkan menguleni hingga seluruh butter tercampur merata pada adonan dan licin.
5. Pindahkan adonan ke atas meja kerja yang telah ditaburi sedikit terigu. Lanjutkan menguleni sampai adonan kalis dan elastis. Bulatkan adonan. Taruh dalam wadah yang telah diolesi minyak goreng. Tutup dengan plastik wrap atau serbet lembab. Diamkan untuk proses proofing selama 1 jam atau sesuai kondisi ruangan masing-masing, hingga mengembang 2x lipat.
6. Kempeskan adonan. Uleni lagi sebentar. Bagi adonan menjadi beberapa bagian sesuai berat yang diinginkan. Saya membuatnya dengan berat masing-masing 60 gram. Dapat sekitar 17-18 roti. Diamkan 10 menit.
7. Bentuk adonan. Saya bentuk menjadi caterpillar dan oval.
Tata dalam loyang yang sudah dipoles margarin. Tutup dengan plastik wrap. Diamkan kembali untuk proofing kedua selama 30 menit. Poles dengan egg wash. Panggang dalam oven dengan suhu 180-200'C hingga matang dan permukaannya kecoklatan. Sekitar 15-20 menit. Keluarkan dari oven. Panas-panas poles dengan butter permukaannya.
(Serat rotinya lembuuuuutttt deh, so fluffy ^__^)
Cara membentuk caterpillar bread nanti insyaAllah saya posting di blog ya.... Setelah ini :)
Happy Baking dan Salam LBT! ^___^
Source:
http://www.mykitchensnippets.com/2010/05/japanese-style-sweet-bun-dough.html
http://cornercafe.wordpress.com/2008/08/28/japanese-style-sweet-bun-dough/
Labels:
Bread,
Let's Baking Together (LBT)
Tuesday, October 25, 2011
LBT#9: CHOUX PASTRY
Saat saya mengerjakan ini sekitar seminggu yang lalu, PR LBT#10 sudah mau diumumkan lagi, saya baru bisa upload PR LBT#9 ini, alhamdulillah :)
Karena terjatuh dari motor beberapa hari sebelum deadline PR dikumpulkan menyebabkan saya seminggu gak bisa baking. Pas saatnya baking ternyata kamera gak bisa kompromi. Ya sudah bersabar saja...
Sebagai host, saya usahakan untuk tidak bolos mengerjakan PR jika memang tidak ada halangan yang benar2 urgent dan tidak bisa saya kendalikan.
Jadi sekarang biarpun terlambat tapi saya tetap buat PR-nya ^__^
Semoga ke depannya saya gak terlambat seperti ini lagi.
Tema LBT#9 kali ini adalah Choux Pastry (Pate a Choux) atau yang biasa kita kenal dengan kue soes dan variasinya, semisal eclair, profiterole, croquembouche, paris brest, atau di Amerika biasa disebut creme puff.
Saya memilih membuat profiteroles karena bentuknya yang bite size sehingga tidak perlu mengisi terlalu banyak cream di dalamnya. Juga enak tinggal lep, hehee...
Profiteroles ini sama dengan kue soes yaitu berbentuk bulat seperti kubis hanya saja ukurannya lebih kecil, bisa diberi isian pastry cream, ice cream atau sesuai selera. Bagian atasnya dicelup ke coklat cair seperti eclair. Tapi karena saya ingin menonjolkan warna warninya, jadi atasnya hanya saya coret coret dengan dark chocolate cair saja.
Untuk isiannya karena masih ada sisa ganache di kulkas, jadi saya manfaatkan saja sebagai filling profiteroles ini :)
Selama proses pembuatannya Nadhifa ikut serta. Nanti gambar yang lebih lengkap saya posting di blog. Dan kulit choux pastry-nya dari sejak baru matang dan sewaktu mengisi fillingnya entah sudah berapa biji yang masuk mulutnya, hihihiihiiii....
(Setia menemani bunda sampe lepek keringetan di dapur, hihihiiii...)
So... Here's the recipe...
(Look at those colorful chouxs ^__^)
RAINBOW PROFITEROLES
by Ricke Indriani
Choux Pastry:
200 ml air
100 gram margarin/salted butter (biar terasa gurih dan tidak hambar)
1/4 sdt garam
1 sdm gula pasir
125 gram terigu protein sedang/all purpose, ayak
3 butir telur ukuran besar (atau 4 butir jika telurnya kecil), kocok lepas
Beberapa tetes pewarna makanan/food coloring sesuai selera
Kantong segitiga/piping bag, spuit bintang kecil (saya pakai wilton no.22)
Chocolate Ganache Cream:
100 gram whip cream bubuk
150 ml air es
150 gram dark chocolate
1 sdm unsalted butter
Dark chocolate, lelehkan untuk topping
(The process)
Cara membuat:
Choux pastry:
1. Campur air, margarin/butter, garam dan gula pasir. Didihkan di atas api kecil.
2. Matikan api, masukkan terigu. Aduk rata dengan sendok kayu hingga tercampur dengan baik. Nyalakan kembali api kecil saja, masak adonan sambil diaduk-aduk hingga kalis (adonan sudah tidak menempel lagi di panci). Angkat dan dinginkan.
3. Masukkan telur yang sudah dikocok lepas sedikit demi sedikit secara bertahap sambil adonan dimixer dengan kecepatan rendah. Jika dirasa adonan sudah cukup lembut untuk dispuit dan telur masih bersisa, hentikan penambahan telur karena adonan akan terlalu cair dan susah untuk dispuit.
4. Bagi menjadi beberapa bagian. Beri pewarna makanan sesuai selera. Aduk rata. Masukkan ke dalam kantong segitiga. Spuitkan kecil2 ke atas loyang yang telah dioles margarin tipis. Beri jarak yang cukup satu sama lain.
5. Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan dengan suhu 200'C selama kurang lebih 20 menit. Sesuaikan dengan oven masing-masing. Jika terlihat adonan sudah mengembang kokoh dan busa yang terdapat pada adonan sudah hilang berarti kue sudah matang dan siap dikeluarkan.
6. Dinginkan di rak kawat.
Ganache cream:
Lelehkan dark chocolate dan unsalted butter. Biarkan hingga agak dingin.
Kocok whip cream dan air es hingga mengembang. Masukkan coklat cair sambil dikocok hingga rata. Siap dipakai.
Penyelesaian:
Gunting choux pastry yang telah dingin, jangan terputus. Semprotkan ganache cream secukupnya. Lakukan hingga semua terisi.
Coret-coret bagian atasnya dengan dark chocolate leleh atau bisa juga dicelupkan.
Sajikan dingin lebih nikmat.
(This is it! ^__^)
Note: Adonan dasar ini bisa untuk membuat macam-macam variasi choux pastry lainnya misalnya soes vla (cream puff), eclair, dsb.
Selamat mencoba ^__^
Salam LBT!
Labels:
Choux pastry,
Let's Baking Together (LBT),
Snack
Thursday, September 22, 2011
LBT#8: PIZZA
Ini pertama kalinya saya membuat PR LBT di last minute karena cukup sibuk mengerjakan pesanan-pesanan. Baru tadi sore (saat tanggal dead line 20 September 2011) saya buat pizza-nya dan akhirnya jadi menu dinner malam ini. Alhamdulillah mengenyangkan dan uenakkk...:)
Foto seadanya begitu keluar oven langsung difoto di meja dapur, mataharinya juga udah gak ada karena udah maghrib, plus lagi 'motret blue' -___-
Pizza ini saya buat setelah seharian tadi saya berkutat dengan pesanan. Dan saya gak punya bahan-bahan lengkap buat toppingnya, belum sempat belanja.
Ubek-ubek kulkas hanya ada jamur saja. Klo keju mozarella saya masih punya sekotak lagi, dan parmesan sisa bikin kuker Lebaran kemarin.
Ya sudah akhirnya bikinlah dengan topping seadanya, jamur dan keju, heheee...
Rasanya? Ternyata gak kalah enak dengan pizza yang menggunakan topping daging-dagingan (daging cincang, sosis, pepperoni, smoked beef or something else like that). Abi langsung habis 2 slice dan Dhifa 1 slice nambah dikit ;)
Kata Abi: "Delicioso..." :D
Untuk dough-nya saya tetap berpegang pada pakem dough pizza original yang tidak menggunakan banyak macam bahan (no eggs, no butter, no sugar, etc). Karena menurut saya, disitulah letak perbedaan antara dough pizza crust dengan dough roti manis ^__^
Seperti klo qta makan di resto-resto pizza, pizza crust-nya tidak seperti roti pada umumnya kan? Hehee...
Tapi tentu saja semua kembali lagi ke selera masing-masing, mungkin banyak juga teman-teman yang lebih menyukai pizza crust yg empuknya seperti roti manis :)
Sekilas mengenai pemanggangan pizza, intinya adalah jangan over bake, cukup sekitar 15 menit tetapi memakai suhu tinggi. Pemanggangan pizza konvensional itu menggunakan oven 'fire wood' (oven perapian) dan adonan pizzanya diletakkan di atas 'pizza stone' yang sudah dipanaskan sebelumnya di dalam oven.
Tapi klo tidak punya pizza stone (seperti saya) tidak masalah menggunakan loyang. Sebaiknya gunakan loyang flat atau loyang tipis, agar pizza mendapatkan panas secara merata.
Gilas atau stretch adonan pizza tipis-tipis saja, kurang dari 0,5 cm karena adonan akan mengembang selama proses pemanggangan. Klo tebal nanti hasil pizza-nya juga akan lebih tebal dan terlalu 'berat'.
Resep dough dan sausnya sudah pernah saya posting sebelumnya dan saya selama ini selalu memakai resep ini jika membuat pizza. Hanya berbeda topping. Resep yg dulu saya posting bisa dilihat disini. Saya buat 1/2 resep saja untuk 1 pan pizza.
CHEESE MUSHROOM PIZZA
by Ricke Indriani
Pizza crust:
125 gram terigu protein tinggi
50 gram terigu protein sedang
3 gram ragi instant
100 ml air hangat
1/2 sdt gula pasir
1 sdm minyak zaitun (atau vegetable oil lainnya)
sejumput garam
Cara membuat dough:
Campurkan ragi instant, gula pasir dan air hangat. Biarkan sekitar 10 menit hingga terlihat berbusa.
Campurkan tepung terigu, buat lubang di tengahnya. Tuang air ragi di tengah terigu sambil diaduk rata dengan tangan.
Tambahkan minyak zaitun, uleni hingga rata setengah kalis. Masukkan garam. Uleni lagi hingga kalis dan adonan licin.
Bulatkan adonan, tempatkan dalam wadah yg dioles minyak. Tutup dengan plastik wrap atau serbet. Biarkan 45 menit-1 jam hingga mengembang 2x lipat.
Saus:
3 buah tomat, haluskan (blender)
4 sdm saus tomat atau tomat pasta
1 siung bawang putih, cincang halus
1/2 buah bawah bombay, cincang kasar
Jamur merang secukupnya, cincang kasar
Garam, gula pasir, merica bubuk dan pala bubuk secukupnya
Oregano kering, basil kering, rosemary kering secukupnya
Minyak goreng untuk menumis
Cara membuat saus:
Tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum. Masukkan jamur merang cincang, tumis hingga agak layu. Masukkan tomat yg sudah dihaluskan. Masak hingga airnya berkurang. Masukkan saus tomat. Aduk rata. Tambahkan garam, gula pasir, merica bubuk dan pala bubuk. Cicipi. Masukkan oregano, basil dan rosemary. Aduk rata. Dinginkan.
Topping:
Jamur kancing kalengan (champignon)
Jamur enoki segar
1/2 buah bawang bombay iris bentuk cincin
Mozarella cheese, parut kasar
Parmesan cheese parut halus
Penyelesaian:
Panaskan oven 200'C.
Tipiskan dough sampai ketebalan sekitar 0,5 cm. Letakkan di loyang tipis yang sudah dioles minya. Strech dari tengah ke bagian pinggirnya, bentuk sesuai selera.
Beri saus dengan merata. Beri mozarella cheese, tata jamur kancing, jamur enoki dan bawang bombay. Taburi parmesan cheese. Taburi lagi dengan mozarella cheese. Beri taburan sedikit oregano kering.
Panggang 15-20 menit sampai keju meleleh dan terlihat agak meletup-letup. dan pinggiran crust sudah crispy.
Angkat dan sajikan hangat dengan saus sambal/saus tomat botolan sesuai selera.
Happy baking!
Salam LBT.
Labels:
Let's Baking Together (LBT),
Pizza
Friday, September 9, 2011
LBT RAMADHAN CHARITY 2011
Alhamdulillah, dalam rangka bulan suci Ramadhan kemarin walaupun PR bulanan ditiadakan, tapi diganti dengan event yang selain bermanfaat, menambah pengalaman baru juga bisa bisa membawa manfaat berbagi kepada saudara-saudara qta yang membutuhkan.
LBT Ramadhan Charity kemarin saya niatkan berpartisipasi dari sebagian hasil keuntungan penjualan pesanan klappertaart yang dipesan di bulan Ramadhan ini. Walaupun tidak seberapa dan juga belum bisa maksimal saya kerjakan karena musibah yang menimpa Bapak saya kemarin akhirnya bakingnya jadi sempat terhenti.
Foto-foto klappertaart ini sebagian orderan yang sempat saya potret kemarin-kemarin.
(Klappy pesanan Andi dan Nun)
(Klappy pesanan Lia dan Ridwan)
(Klappy pesanan Ridwan)
(Klappy pesanan Silvana dan Nenk Sri)
Senang sekali melihat hasil karya teman-teman LBT-ers yang bukan saja kreatif dan cantik-cantik tapi juga dibuat dengan rasa cinta dan keikhlasan. InsyaAllah...
Hanya Allah yang pantas memberikan balasan bagi teman-teman semua. Semoga barokah. Aamiin...
Terima kasih untuk para customerku yang sudah memesan klappertaart di Ordinary Kitchen. Untuk nenk Lia, mas Ridwan, Andi, Sri, Nun, Silvana, Nana, Fenty, dan yang lainnya. Jazakumullah khoiron katsiro.
Oya, hasil dana yang dikumpulkan subhanallah melebihi dari yang saya dan team LBT lainnya bayangkan sebelumnya. Nominal yang cukup besar untuk sebuah event amal yang baru diadakan pertama kali di LBT. Dana yang terkumpul sudah kami sumbangkan ke 2 yayasan panti asuhan dan juga ke Dompet Dhuafa.
Terimakasih, semoga Allah meridhoi dan LBT terus maju lebih baik lagi ke depannya. Proud to be one of founder of this group ^__^
Salam LBT!
LBT Ramadhan Charity kemarin saya niatkan berpartisipasi dari sebagian hasil keuntungan penjualan pesanan klappertaart yang dipesan di bulan Ramadhan ini. Walaupun tidak seberapa dan juga belum bisa maksimal saya kerjakan karena musibah yang menimpa Bapak saya kemarin akhirnya bakingnya jadi sempat terhenti.
Foto-foto klappertaart ini sebagian orderan yang sempat saya potret kemarin-kemarin.
(Klappy pesanan Andi dan Nun)
(Klappy pesanan Lia dan Ridwan)
(Klappy pesanan Ridwan)
(Klappy pesanan Silvana dan Nenk Sri)
Senang sekali melihat hasil karya teman-teman LBT-ers yang bukan saja kreatif dan cantik-cantik tapi juga dibuat dengan rasa cinta dan keikhlasan. InsyaAllah...
Hanya Allah yang pantas memberikan balasan bagi teman-teman semua. Semoga barokah. Aamiin...
Terima kasih untuk para customerku yang sudah memesan klappertaart di Ordinary Kitchen. Untuk nenk Lia, mas Ridwan, Andi, Sri, Nun, Silvana, Nana, Fenty, dan yang lainnya. Jazakumullah khoiron katsiro.
Oya, hasil dana yang dikumpulkan subhanallah melebihi dari yang saya dan team LBT lainnya bayangkan sebelumnya. Nominal yang cukup besar untuk sebuah event amal yang baru diadakan pertama kali di LBT. Dana yang terkumpul sudah kami sumbangkan ke 2 yayasan panti asuhan dan juga ke Dompet Dhuafa.
Terimakasih, semoga Allah meridhoi dan LBT terus maju lebih baik lagi ke depannya. Proud to be one of founder of this group ^__^
Salam LBT!
Labels:
Jualan,
Klappertaart,
Let's Baking Together (LBT)
Thursday, July 14, 2011
LBT#7: COTTON CAKE ~ GREEN TEA TIRAMISU TORTE
Gak terasa ini sudah kedua kalinya saya jadi host di event LBT. Dan gak terasa pula LBT ternyata sudah memasuki event LBT#7 ^__^
Tema PR LBT#7 kali ini adalah COTTON CAKE (CC), atau kadang disebut juga dengan nama ‘cotton sponge cake’, ‘cotton soft cake’ atau orang Malay menyebutnya ‘kek kapas’.
Tekstur CC ini memang selembut kapas (cottony). Cara pembuatannya adalah dengan cara membuat adonan pasta yang dimasak terlebih dahulu, kemudian dicampurkan ke dalam adonan kocokan putih telur (meringue). Adonan pasta harus dijaga tetap hangat saat akan dicampurkan ke dalam adonan putih telur. Makanya bikinnya harus gerak cepat, siapkan bahan-bahan dengan lengkap sebelum proses pembuatan dimulai.
Dan juga kunci yang tak kalah penting adalah kocokan putih telur yang SOFT PEAK :)
Deskripsi tentang si CC ini sudah saya jelaskan di group Let’s get Baking Together ya, terlalu panjang klo saya copas kembali disini, heheee….
Sebenarnya setelah PR LBT#7 diumumkan, saya sudah 2x membuat cake berbasis CC ini. Dengan jenis dan presentasi yang berbeda. Yang satu saya bikin untuk pesanan, dibuat dengan cara dipanggang langsung. Nanti saya posting juga ya…
Yang kedua yang saya setorkan untuk PR LBT#7 ini, dipanggang dengan cara ABM (au bain marie) atau steam bake.
Saya sengaja hanya memakai 5 butir telur saja untuk membuat CC-nya, karena akan saya jadikan sebagai base cake layer tiramisu, jadi gak perlu terlalu tebal cakenya.
Kebetulan di rumah masih ada stok mascarpone cheese. Sekalian eksperimen pengen bikin green tea tiramisu, jadi deh PR LBT#7 kali ini saya setorkan GREEN TIRAMISU TORTE, this is it! ^__^
Klo biasanya kebanyakan green tea tiramisu memakai green tea tiramisu mousse, kali saya tetap memakai original tiramisu mousse tetapi layernya memakai green tea cotton cake yang dibasahi dengan air seduhan teh hijau, lalu di bagian atasnya juga saya tabur dengan matcha powder (Japanese green tea powder).
Well, tadinya aku berpikir Nadhifa gak akan suka dengan green tea tiramisu ini, karena rasa dan aroma matcha-nya. Tapi ternyata saya salah, Nadh love it so much! ^__^
Suamiku yang penyuka original tiramisu dengan coffee flavor pun ternyata suka, senangnya… Cake ini jadi sajian weekend saat suami pulang dari luar kota ;)
GREEN TEA TIRAMISU TORTE
By Ricke ‘Bunda Nadhifa’ Indriani
Green tea cotton cake
Bahan:
135 gram terigu protein rendah (kunci biru)
15 gram maizena
1 telur utuh
5 kuning telur, kocok lepas
10 gram matcha powder (Japanese green tea powder), larutkan dengan sedikit air panas dan dinginkan
70 gram margarine
80 gram unsalted butter
65 gram susu cair (ditimbang ya)
5 putih telur
100 gram gula kastor (gula pasir halus)
1 sdt air jeruk lemon/nipis
¼ sdt garam
Cara membuat:
1. Adonan pasta: Panaskan margarine, butter dan susu cair hingga meleleh dan panas tetapi jangan sampai mendidih. Matikan api. Masukkan terigu. Aduk hingga terampur rata dan kalis. Masukkan telur utuh dan kuning telur. Aduk rata hingga licin dan lembut. Masukkan matcha powder. Aduk rata.
2. Adonan putih telur: Kocok putih telur, air jeruk lemon/nipis dan garam hingga berbusa (frothy). Masukkan gula kastor secara bertahap sambil terus dikocok hingga gula habis dan adonan mencapai fase SOFT PEAK. Matikan mixer.
3. Masukkan 1/3 bagian adonan putih telur ke adonan pasta, aduk rata. Masukkan kembali 1/3 adonan putih telur. Lakukan hingga habis. Aduk balik hingga tercampur rata.
4. Masukkan adonan ke dalam loyang diameter 22-23 cm yang telah dialasi kertas roti dan dioles margarine. Panggang dengan au bain marie dengan suhu 160’C sampai matang (sekitar 45 menit tergantung oven masing-masing). Angkat, keluarkan dari loyang dan dinginkan.
5. Belah cake menjadi 2 bagian. Trim bagian atasnya supaya permukaannya rata.
Green tea ‘syrup’
Bahan:
1 sdt teh hijau tubruk (atau 1 tea bag teh hijau celup)
150 ml air panas
1 sdt gula pasir
---> seduh semuanya dan saring, dinginkan
Tiramisu mousse
Bahan:
250 gram mascarpone cheese
250 ml whip cream (saya pakai 100 gram whip cream bubuk Haan dan 150 ml air es)
4 kuning telur
50 gram gula kastor
½ sdt vanilla (saya tidak memakai rhum/kahlua/marshala ---> alkohol)
Beberapa tetes essence tiramisu L’Arome
1 sdt gelatin powder, larutkan dengan 2 sdm air panas. Tim sambil diaduk-aduk hingga gelatin larut dan bening
Garnish: Taburan matcha powder dan coklat warna hijau bentuk daun
Cara membuat:
1. Kocok mascarpone cheese sebentar saja hingga lembut. Sisihkan.
2. Kocok whipcream hingga mengembang dan kaku. Simpan dahulu di kulkas.
3. Kocok kuning telur dan gula kastor hingga pucat. Lanjutkan mengocok di atas air panas hingga kental dan lembut. *saya kocok memakai hand whisk sambil sesekali diangkat agar telur tidak kepanasan dan menggumpal. Dinginkan (saya rendam di air dingin untuk mempercepat proses pendinginan).
4. Campurkan mascarpone cheese dan whip cream yang sudah dikocok. Kocok hingga tercampur rata. Masukkan kocokan kuning telur, kocok rata. Masukkan vanilla dan essence tiramisu. Kocok rata. Terakhir masukkan larutan gelatin. Kocok rata.
5. Mousse siap digunakan.
Penyelesaian:
Ambil selembar cake, basahi dengan green tea syrup. Beri sebagian tiramisu mousse diatasnya, ratakan. Tutup lagi dengan selembar cake. Beri tiramisu mousse, ratakan. Hias dengan sisa mousse. Simpan dalam kulkas minimal 5 jam agar mousse-nya set. Lebih bagu lagi semalaman. Beri taburan matcha powder dan garnish dengan coklat warna hijau bentu daun. Potong-potong dan sajikan. Enjoy!
Salam LBT! ^__*
Labels:
Cake,
Let's Baking Together (LBT),
Tiramisu






















































